FORMULASI SEDIAAN TRANSDERMAL PDF

Umumnya penggunaan transdermal adalah pada obat-obatan hormon, misalnya estrogen. Yang paling umum ditemui mungkin koyo untuk menghilangkan kecanduan rokok, atau menghilangkan nafsu makan berfungsi sebagai pelangsing. Bentuk transdermal menjadi pilihan terutama untuk obat-obat yang apabila diberikan secara oral bisa memberi efek samping yang tidak diinginkan. Sediaan tersebut misalnya lotio, salep, kirim, suspense, emulsi, dan lain-lain.

Author:Dohn JoJolmaran
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):3 April 2006
Pages:436
PDF File Size:19.24 Mb
ePub File Size:1.4 Mb
ISBN:519-6-44214-229-7
Downloads:29303
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kijinn



Merupakan cara penghantaran obat secara topikal dalam bentuk patch atau semisolid yang dapat memberikan efek sistemik yang terkontrol. Penghantar obat secara transdermal memiliki banyak keuntungan di bandingkan dengan metode penghantar obat secara konvensional seperti pemberian obat secara oral. Penghantaran transdermal memberikan pelepasan obat yang terkontrol, menghindari metabolisme hepatik, menghindari pengaruh pencernaan, kemuduhan memberhentikan pemakaian, dan durasi penghantar obat yang lama.

Mekanisme penghantaran obat transdermal adalah menghantarkan molekul obat melewati lapisan Stratum corneum dalam kulit dengan berdifusi melalui lapisan lipid kulit.

Amjad, 1. Apa yang di maksud dengan transdermal? Apa yang di maksud dengan transdermal patch? Bagaimana sejarah perkembangan transdermal patch? Apa saja keuntungan dan kerugian transdermal patch? Umumnya penggunaan transdermal adalah pada obat-obatan hormon, misalnya estrogen. Yang paling umum ditemui mungkin koyo untuk menghilangkan kecanduan rokok, atau menghilangkan nafsu makan berfungsi sebagai pelangsing.

Bentuk transdermal menjadi pilihan terutama untuk obat-obat yang apabila diberikan secara oral bisa memberi efek samping yang tidak diinginkan. Patch adalah salah satu rute pemberian obat secara perkutan yang ditujukan untuk pemakain luar dengan sistem kontak dengan kulit secara tertutup. Sediaan patch dibedakan menjadi 2 yaitu trasdermal lokal dan transdermal sistemik.

Patch di terapkan pada kulit agar dapat memberikan zat aktif ke sistemik setelah melewati penghalang kulit. Patch transdermal biasanya terdiri dari lapisan luar yang mendukung persiapan yang berisi substansi aktif. Sediaan tersebut misalnya lotio, salep, kirim, suspense, emulsi, dan lain-lain. Meskipun pada umumnya dimaksudkan untuk pengobatan penyakit kulit dan kalaupun ditujukan agar obat menembus permukaan kulit dihindari permeasi ke sirkulasisistemik tentu ada beberapa pengecualian, akan tetapi jika obat telah berhasil menembus epidermis, akan tetap ada kemungkinan obat tersebut menembus sirkulasi sistemik.

Adanya obat yang sampai ke sirkulasi sistemik dapat dibuktikan dengan pemeriksaan kadar obat dalam darah atau dalam urin. Absorbsi transdermal terjadi melalui proses difusi yang lambat yang ditentukan oleh gradient konsentrasi obat dari konsentrasi tinggi pada sediaan yang diaplikasikan menuju konsntrasi rendah di kulit.

Hal ini terkait perbandingan luas permukaan diantara keempatnya. Sebenarnya, kulit yang rusak pun robek, iritasi, pecah —pecah, dll dapat terpenetrasi oleh obat. Bahkan penetrasinya lebih banyak dari pada kulit normal. Hal ini karena kulit rusak telah kehilangan sebagian lapisan pelindungnya. Senyawa peningkat penetrasi penetration enhancers lazim digunakan di dalam sediaan transdermal dengan tujuan mempermudah transfer obat melewati kulit.

Rute pemberian obat secara transdermal merupakan suatu alternatif untuk menghindari variabilitas ketersediaan hayati obat pada penggunaan per oral, menghindari kontak langsung obat dengan mukosa lambung sehingga mengurangi efek samping obat tertentu, juga untuk memperoleh konsentrasi obat terlokalisir pada tempat kerjanya. Sistem penghantar obat Transdermal atau Transdermal Drug Dilevery System TDDS Teknologi sekarang telah dikembangkan yang dianggap membantu dalam tingkat terkendali pengiriman obat yang sulit untuk mengelola.

Ini artikel yang menekankan sebagian besar teknologi yang terlibat dalam permeasi lebih baik melalui kulit ke dalam Sistem Pengiriman Obat yang efektif Bharadwaj, Baru-baru ini TDDS telah menjadi salah satu yang paling topik untuk penelitian yang inovatif untuk administrasi dari mereka obat yang mencoba untuk penggunaan dengan rute transdermal. Perangkat transdermal pertama patch telah disetujui oleh DA pada tahun Lebih dari 30 produk yang dapat digunakan transdermal telah disetujui untuk dijual di Amerika Serikat, dan lebih dari 10 API telah diambil untuk persetujuan untuk penggunaan global.

Untuk TDDS efektif, obat harus mampu menembus membran kulit sehingga obat yang dengan mudah dapat mencapai ke situs target. Transdermal Sistem Pengiriman mencakup semua calon obat topikal yang terkelola, dimaksudkan untuk memfasilitasi penyerapan obat ke dalam sirkulasi sistemik. Dikendalikan dan terus menerus pemberian obat melalui kulit ke sirkulasi darah dapat dicapai oleh sistem ini. Berbagai kombinasi telah mengembangkan untuk mengontrol pelepasan obat yang memiliki properties.

Transdermal patch sekarang telah menjadi teknologi yang besar untuk mengendalikan obesitas dengan mengurangi berat badan akses.

Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan patch penurunan berat badan alami yang mengandung bahan seperti gaurana, yerba mate, piruvat seng, minyak biji rami, lesitin, l-karnitin, dll pada kulit itu adalah untuk mungkin untuk mengurangi lemak tubuh. Karena memiliki keuntungan dari yang non invasif, pengiriman ini harus memenuhi beberapa parameter seperti potensi tinggi, permeabilitas yang lebih baik melalui kulit dan iritasi non untuk lebih baikkepatuhan.

TDDS memiliki atribut yang sangat signifikan dan meningkatkan utilitas seperti: Target pengiriman obat ke jaringan tubuh.

Tinggi keamanan dan efektivitas. Mengurangi frekuensi dosis dan dosis obat yang dibutuhkan. Pengurangan tingkat beracun obat. Kurang sensasi nyeri dalam administrasi calon obat. TDDS dikembangkan dengan tujuan pengobatan sistemik melalui kontak pada permukaan kulit.

Patel, 2. Secara umum ada dua tipe dari system transdermal tersebut yang dapat mengontrol laju pelepasan obat dalam kulit dan yang memungkinkan kulit untuk mengontrol laju absorpsi dari obat Ansel,

ASTM E2500-07 PDF

FORMULASI SEDIAAN TRANSDERMAL PDF

Arashira Obat terhindar dari first passed effect c. Serupa dengan hal tersebut, ahli kimia medisinal mungkin mendalami kelemahan molekul tersebut sebagai hasil usaha untuk mensintesis senyawa tersebut. Setelah calon obat dinyatakan mempunyai kemanfaatan dan aman pada hewan percobaan maka selanjutnya diuji pada manusia uji klinik. Dewasa ini, terdapat dua tipe plester yaitu plester dengan sistem reservoir dan plester dengan sistem matriks drug in adhesive system. Obat yang diberikan secara transdermal masuk ke tubuh melalui formulasl kulit yang kontak langsung dengannya baik secara transeluler maupun secara inter seluler. Bahkan sexiaan lebih banyak dari pada kulit normal. Inovasi penghantaran12obat ini memiliki keunggulan dibandingkan jalur panghantaran obat yang lain, di antaranya: Karena hanya dengan menggunakan hewan utuh dapat diketahui apakah obat menimbulkan efek toksik pada dosis pengobatan atau tidak.

HOEDOWN AARON COPLAND PDF

Barn Fase II, calon obat diuji pada pasien tertentu, diamati efficacy pada penyakit yang diobati. Obat terdispersi dengan baik dalam eksipien cair yang inert dalam lapisan ini. Ahli farmakologi bekerja frmulasi dengan ahli teknologi farmasi dalam pembuatan formula obat untuk menghasilkan bentuk-bentuk sediaan obat yang akan diuji pada manusia. Setelah calon obat dapat dibuktikan berkhasiat sekurang-kurangnya sama dengan obat yang sudah ada dan menunjukkan keamanan bagi si pemakai maka obat baru diizinkan untuk diproduksi oleh industri sebagai legal drug dan dipasarkan dengan nama dagang tertentu serta dapat diresepkan oleh dokter. Dari uji ini diperoleh informasi tentang efficacy efek farmakologiprofil farmakokinetik dan toksisitas formupasi obat.

Related Articles