ASKEP HPP PDF

Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu Abdul Bari. S, dkk, Masa post partum dibagi dalam tiga tahap :Immediate post partum dalam 24 jam pertama, Ear post partum period minggu pertama dan Late post partum period minggu kedua sampai minggu keenam.. Potensial bahaya yang sering terjadi adalah pada immediate dan early post partum period sedangkan perubahan secara bertahap kebanyakan terjadi pada late post partum period. Bahaya yang paling sering terjadi itu adalah perdarahan pasca persalinan atau HPP. Angka Kematian Ibu merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan dasar, Kematian perempuan usia subur disebabkan masalah terkait kehamilan, persalinan, dan nifas akibat perdarahan.

Author:Mezir Moogugal
Country:Benin
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):11 July 2016
Pages:477
PDF File Size:7.31 Mb
ePub File Size:20.96 Mb
ISBN:975-4-56467-866-6
Downloads:11062
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vizahn



Dapat diberikan tranfusi dengan jumlah darah cukup. Berikan fibrinogen dalam dosis yang cukup. Emboli air ketuban. Ketuban pecah diikuti sesak napas, frekuensi detak jantung meningkat, menggigil, kedinginan, sianosis, shock dan dalam waktu singkat meninggal. Bahaya perdarahan disebabkan oleh gangguan fungsi pembekuan darah atau sindrom hipofibrinogenemia.

Perdarahan Past Partum Sekunder. Sebagian besar disebabkan oleh placental rest. Penanganannya adalah : Pemasangan infus untuk persiapan kuretase. Pemberian narkose ringan seperti ketalar, pentalal atau, Melakukan kuretase diikuti dengan pemberian utera tonika.

Manajemen kebidanan adalah proses pemecahan masalah yang digunakan sebagai metoda untuk mengorfranisasikan pikiran dan tindakan berdasarkan tecri ilmiah, penemuan-penemuan, ketrampilan dalam rangkaian tahapan logis untuk pengambilan keputusan yang berfokus pada klien.

Adapun langkah-langkah asuhan kebidanan yang dalam penerapannya penulis menggunakan tujuh langkah Hellen Varney. Pengkajian Pengkajian merupakan langkah awal proses asuhan kebidanan yang terdiri dari 3 tiga phase kegiatan, yaitu mengumpulkan data, mengolah data dan menganalisa data yang diperoleh dalam bentuk data subyektif, data obyektifdan data penunjang yang akan memberikan gambaran keadaan klien.

Data Subyektif Biodata klien dan suami terdiri dari: Nama yang jelas dan lengkap, perlu dicatat untuk membedakan dengan klien lainnya. Umur dicatat dalam tahun, mengantisipasi diagnosa masalah kesehatan dan tindakan yang dilakukan.

Alamat, perlu dicatat untuk mempermudah hubungan bila keadaan mendesak, danat juga memberi petunjuk keadaan lingkungan tempat tinggal Agama, perlu dicatat karena hal ini berpengaruh dalam kehidupan dan memudahkan untuk memberikan dukungan moral. Suku bangsa, perlu dicatat untuk mengetahu kebiasaan adat istiadax yang mempengaruhi kesehatan. Pekerjaan dicatat untuk mengetahui sejauh mana pengaruhnya terhadap status kesehatan dengan permasalahan pekerjaan, disamping itu menunjukkan tingkat keadaan ekonomi keluarga yang juga dapat mempengaruhi status gizi klien.

Alasan masuk rumah sakit Hal ini perlu diketahui untuk mengetahui status kesehatan klien sebelum masuk rumah sakit, kemungkinan ada kaitannya dengan keadaan atau permasalahan kesehatan klien pada masa nifas. Keluhan utama Merupakan keluhan yang menyebabkan gangguan pada saat dilakukan pengkajian pada klien nifas post vakurn ekstraksi. Ada kelelahan akibat. Riwayat kesehatan yang lalu Penyakit yang diderita sebelumnya merupakan gambaran penyakit yang lain untuk mengetahui apakah ada hubungannya dengan rnasalah yang dihadapi klien nifas diantaranya : apakah pernah atau sedang menderita penyakit hepatitis, diabetes mellitus, jantung, hipertensi, ginjal, TBC.

Penyakit keluarga yang perlu ditanyakan mencakup penyakit kanker, jantung, hipertensi, diabetes, ginjal, jiwa, kelainan bawaan kembar, TBC, penyakit darah, alergi, penyakit yang menyebabkan kernatian ayah atau ibu yang telah meninggal. Riwayat obstetri Riwayat kehamilan, persalinan nifas yang lain, meliputi : keadaan kehamilan, tanggal atau tahun persalinan, urnur keharrilan, tempat persrlinan, jenis persalinan. Riwayat kehamikn ini meliputi : gravida, para, atenn, prematur, imatur, abortus, hidup, masa gestasi, penyulit selama hamil; oengobatan yang diperoleh.

Riwayat persalinan sekarang meliputi : tanggal dan jam persalinan, jenis persalinan, tindakan lama persalinan, kala 1 primi : 13 — 14 jam, multipara : 6 — 7 jam, kala 11 primi. Adakah perdarahan dalam persalinan, anak hidup BB dan PB, jenis kelamin, apgar skor, kelainan bawaan atau tidak rawat gabung ya atau tidak, bila tidak alasannya apa. Riwayat keluarga berencana Jenis kontrasepsi yang digunakan, efek samping yang timbul, alasan pemberhentian kontrasepsi, lama menggunakan alat kontrasepsi rencana kontrasepsi yang akan digunakan.

Keadaan psikososial Meliputi tanggapan ibu atas kelahiran bayinya, jenis kelamin yang diharapkan, rencana ibu untuk menyusukan bayinya kapan dan berapa lama, pengetahuan ibu tentang menyusui dan perawatan bayi, siapa yang mengasuh atau merawat bayinya, latar belakang sosial budaya, susunan keluarga yang tinggal serumah. Pola pemenuhan fungsi kesehatan Yaitu pola pemenuhan fungsi kesehatan sebelum melahirkan dan masa nifas meliputi: Pola aktifitas sehari-hari, apakah sudah melakukan ambulasi secara bertahap sesuai dengan kondismya.

Pola istirahat dan tidur : apakah tidak ada kesulitan untuk istirahat dan tidur, bila ada mengapa, berapa!

Pola nutrisi atau gizi komposisi menu makanart dan kebiasaan makan dan rmnum selama hairil dan pada waktu di rumah sakit, apakah ada pantangan. Pola miksi dan defekasi : kebiasan buang air besar dan buang air kecil pada saat harnil dan saal nilas, apakah sudali hisa miksi sendiri, apakah ada rasa nyeri pada waktu miksi, berapa kali dalam sehari. Kapan terakhir kali defekasi, apakah normal?

Diagnosa, masalah dan kebutuhan bayi berat lahir rendah tergantung dari hasil pengkajian. Identifikasi Diagnosa dan Masalah Potensial Mengidentifikasi diagnosa atau masalah potensial yang mungkin akan terjadi berdasarkan masalah atau diagnosa yang sudah diidentifikasi. Intervensi Merencanakan asuhan menyeluruh yang rasional sesuai dengan temuan dari langkah sebelumnya. Implementasi Meliputi tindakan-tindakan atau penerapan dari rencana yang telah dibuat beserta tanggal dan jam kegiatan yang dilakukan.

GEORGE SOROS THE AGE OF FALLIBILITY PDF

ASUHAN KEPERAWATAN hpp

Female reproductive system consists of: 1. Know the Sex Organs of Foreign External female genital organs have two functions, namely: a. Protective genital organs in a variety of organisms that cause infection. Alien Sex organs in women include: a. Mons pubis contains many sebaceous glands oil serves as a cushion at a time to have sex. Big lips labia majora is a continuation of veneris, mons elliptical labia majora cm long, cm wide and slightly pointed at the lower end. Both of these lips meet to form the bottom of the perineum, the surface consists of: 1 The outside: Closed by hair which is a continuation of the hair on the mons veneris.

LEY DEL RECONOCIMIENTO MIKE MURDOCK PDF

Askep Pada Ibu Dengan Hpp

Kaji dan catat jumlah, tipe, dan sisi perdarahan. Timbang dan hitung pembalut. Simpan bekukan dan jaringan untuk divaluasi oleh dokter. Kaji lokasi urterus dan derajat kontraktilitas uterus. Dengan masase, penonjolan uterus dengan satu tangan sambil menempatkan tangan kedua tepat di atas simfisis pubis. Penigkatan kontraktilitas miometrium dapat menurunkan kehilangan darah. Perhatikan hipotensi dan takikardi, perlambatan pengisian kapiler atau sianosis dasar buku,serta membran mukosa dan bibir.

IMAGEN VENDEDORA VICTOR GORDOA PDF

ASKEP NIFAS TENTANG HPP

Dapat diberikan tranfusi dengan jumlah darah cukup. Berikan fibrinogen dalam dosis yang cukup. Emboli air ketuban. Ketuban pecah diikuti sesak napas, frekuensi detak jantung meningkat, menggigil, kedinginan, sianosis, shock dan dalam waktu singkat meninggal. Bahaya perdarahan disebabkan oleh gangguan fungsi pembekuan darah atau sindrom hipofibrinogenemia. Perdarahan Past Partum Sekunder. Sebagian besar disebabkan oleh placental rest.

TEKTRONIX TDS2024B MANUAL PDF

Diagnosis 1. Palpasi: kontraksi uterus dan TFU. Inspeksi: Uri, ketuban lengkap atau tidak , aapakah ada robekan di vagina atau adanya varises. Eksplorasi cavum uteri: sisa uri dan ketuban, robekan rahim, placenta suksenturiata. Pemeriksaan USG jika diperlukan.

Related Articles